oleh Muslim Beraqidah Shahihah pada 12 Oktober 2012 pukul 19:06 ·
Artinya, ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada Anda.Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawahkedua telapak kaki.
{Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggupmenghitungnya.}(QS. Ibrahim: 34)
Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air,semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, Anda memilikidunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapitak pernah mengetahuinya.
{Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin.}(QS. Luqman: 20)
Anda memiliki dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan duakaki.
{Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?}(QS. Ar-Rahman: 13)
Apakah Anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatuyang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalanterus menerus tiada henti? Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak diatas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidakkuat dan suatu ketika patah?
Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketikasanak saudara di sekitar Anda masih banyak yang tidak bisa tidur karenasakit yang mengganggunya? Pernahkah Anda merasa nista manakala dapatmenyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang disekitar Anda yang tidak bisa makan dan minum karena sakit?
Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannyaAllah menjauhkan Anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembalimata Anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit Anda yang terbebas daripenyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otakAnda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan.
Adakah Anda ingin menukar mata Anda dengan emas sebesar gunungUhud, atau menjual pendengaran Anda seharga perak satu bukit? ApakahAnda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah Anda,hingga Anda bisu? Maukah Anda menukar kedua tangan Anda denganuntaian mutiara, sementara tangan Anda buntung?
Begitulah, sebenarnya Anda berada dalam kenikmatan tiada tara dankesempumaan tubuh, tetapi Anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasaresah, suntuk, sedih, dan gelisash, meskipun Anda masih mempunyai nasihangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuktidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat.
Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga Andapun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa Anda mudah terguncang hanyakarena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masihmemegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian,karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu, dankemudian syukurilah!
{Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan.}(QS. Adz-Dzariyat: 21)
Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah,pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia di sekeliling Anda. Danjanganlah termasuk golongan
{Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya.}(QS. An-Nahl: 83)
{Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggupmenghitungnya.}(QS. Ibrahim: 34)
Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air,semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, Anda memilikidunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapitak pernah mengetahuinya.
{Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin.}(QS. Luqman: 20)
Anda memiliki dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan duakaki.
{Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?}(QS. Ar-Rahman: 13)
Apakah Anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatuyang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalanterus menerus tiada henti? Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak diatas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidakkuat dan suatu ketika patah?
Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketikasanak saudara di sekitar Anda masih banyak yang tidak bisa tidur karenasakit yang mengganggunya? Pernahkah Anda merasa nista manakala dapatmenyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang disekitar Anda yang tidak bisa makan dan minum karena sakit?
Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannyaAllah menjauhkan Anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembalimata Anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit Anda yang terbebas daripenyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otakAnda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan.
Adakah Anda ingin menukar mata Anda dengan emas sebesar gunungUhud, atau menjual pendengaran Anda seharga perak satu bukit? ApakahAnda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah Anda,hingga Anda bisu? Maukah Anda menukar kedua tangan Anda denganuntaian mutiara, sementara tangan Anda buntung?
Begitulah, sebenarnya Anda berada dalam kenikmatan tiada tara dankesempumaan tubuh, tetapi Anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasaresah, suntuk, sedih, dan gelisash, meskipun Anda masih mempunyai nasihangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuktidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat.
Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga Andapun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa Anda mudah terguncang hanyakarena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masihmemegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian,karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu, dankemudian syukurilah!
{Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan.}(QS. Adz-Dzariyat: 21)
Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah,pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia di sekeliling Anda. Danjanganlah termasuk golongan
{Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya.}(QS. An-Nahl: 83)
0 komentar:
Posting Komentar